Minggu, 28 Agustus 2016

Didalam Blog ini akan membahas pertanyaan-pertanyaan  mengenai Sediaan Umum:

1.     Apa itu sediaan Ekstrak?
  •   adalah sediaan pekat yang diperoleh dengan cara mengekstrak zat-zat aktif dari simplisia nabati atau hewani menggunakan pelarut yang sesuai, kemudian semua atau hampir semua pelarut diuapkan dan massa atau serbuk yang tersisa diperlukan sedemikian rupa hingga memenuhi syarat baku yang ditetapkan.


2.     Kapan ditemukannya kapsul?
             - Tahun 1834 : F.A.B. Mothes dan DuBlanc menemukan Kapsul gelatin 1 bagian (dipatenkan 1834) bertahan 1830an- 1870an
-  Tahun 1839 : Barot Mengembangkan penyalutan film I yaitu : pill disalut dengan gelatin
Tahun 1846 : J.C.Lehuby paten kapsul 2 bagian spt. Sekarang
Tahun 1874 : A. Taetz + Glicerin dalam Formulasi lunak dan mudah ditelan
 Tahun 1874 : F. Hubel merintis Industri pembuat kapsul I
 Tahun 1897 : Eli Lilly
 Tahun 1901 : Parke Davis
 Tahun 1960an-1970an : Berkembang diseluruh dunia
 Tahun 1960an : di Eropa berkembang kapsul gelatin lunak (softgell)

3.     Mengapa bentuk Pil dan Granit berbeda?
Pil adalah suatu sediaan berupa massa bulat, mengandung satu atau lebih bahan obat yang digunakan utk obat dalam.
·        Bobot pil :   100mg – 500 mg (FI Ed III)
                    100mg – 300mg (N.P.V)
Granula a/ pil kecil yg bobotnya ≤ 30mg dan mengandung 1mg bahan berkhasiat, kecuali dinyatakan lain.
Pembuatan granul  = Pilulae
Pengikat / pengisi yg digunakan u/ setiap granul adalah:
·        22 mg Saccharum pulv dan 3 mg PGS.
·        20 mg Lactosum dan 5 mg PGA.
·        5 mg Succus dan 20 mg radix
4.     Bagaimana cara menggunakan inhaler?
Untuk kalian yang baru mengalami gejala-gejala asma atau baru tau mempunyai penyakit asma. Berikut cara-cara menggunakan inhaler:
Duduk tegak atau berdiri dengan dagu terangkat.
Buka tutup inhaler dan kocok inhaler dengan teratur.
Jika baru pertama kali menggunakan inhaler selama seminggu atau lebih, maka untuk penggunaan pertama sebelum digunakan, semprotkan inhaler ke udara untuk mengecek apakah inhaler berfungsi dengan baik.
Tarik nafas dalam-dalam dan buang perlahan. Lalu letakkan bagian mulut inhaler pada mulut (diantara gigi atas dan bawah), kemudian tutup mulut dengan merapatkan bibir (jangan digigit).
Mulai dengan bernapas perlahan dan dalam melalui mulut inhaler, sambil bernapas secara berbarengan tekan bagian tombol inhaler untuk melepaskan obatnya. Satu kali tekan merupakan satu kali semprotan obat.
Lanjutkan untuk bernapas dalam untuk memastikan obat dapat mencapai paru-paru.
Tahan napas selama kurang lebih 10 detik (atau selama kondisi senyaman yang terasa) lalu buang napas perlahan.
Jika membutuhkan semprotan berikutnya, tunggu sampai 30 detik, dan kocok kembali inhaler, ulangi langkah 4 sampai 7.
Tutup kembali mulut inhaler dan simpan inhaler di tempat yang kering.
Setelah selesai, berkumur-kumur, dan catat dosis yang sudah terpakai
5.     Apa kelebihan dan kekurangan dari sediaan serbuk?
Kelebihan
- Obat lebih stabil dibandingkan dengan sediaan cair terutama obat yang rentan rusak oleh air
- Jika dibandingkan sediaan padat lainnya, serbuk lebih cepat diabsorpsi
- Dapat membantu untuk anak-anak dan orang dewasa yang sukar menelan tablet atau kapsul
- Dibuat untuk zat aktif yang memiliki volume yang sangat besar.
- Dokter lebih leluasa dalam memilih dosis yang sesuai dengan keadaan si penderita
 Kelemahan
- Mudah lembab selama penyimpanan
            - Rasa yang tidak tertutupi mengakibatkan rasa yang tidak enak

terimaksih atas waktunya karena telah menyepatkan diri untuk membaca blog saya, semoga bermanfaat :)

Sumber:

http://mienceubyaan.blogspot.co.id/2012/06/kapsul-definisi-bentuk-sediaan-obat.html

http://rickyfarmasi.blogspot.co.id/2012/08/macam-macam-sediaan-umum.html

http://zamzam2701.blogspot.co.id/2011/06/pilulae-pil-granula.htm

https://apotekerbercerita.wordpress.com/2011/06/17/cara-menggunakan-inhaler-untuk-asma/

http://diaokta-ilmu-resep-farmasi.blogspot.co.id/2012/10/pulvis-sediaan-serbuk.html